Pasang Iklan Gratis

Venezuela bahas agresi AS dengan Brasil, Kolombia, Spanyol

 Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan bahwa ia telah mengadakan pembicaraan dengan para presiden Brasil, Kolombia, dan Spanyol di tengah agresi Amerika Serikat terhadap Venezuela.

“Saya telah mengadakan percakapan dengan Presiden Republik Federatif Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva; Presiden Republik Kolombia, Gustavo Petro; serta Presiden Kerajaan Spanyol, Pedro Sanchez, dalam konteks agresi kriminal, ilegal, dan tidak sah yang dilakukan terhadap Republik Bolivarian Venezuela,” kata Rodríguez 

Menurut Rodriguez, para pemimpin tersebut sepakat mengenai pentingnya mendorong agenda kerja sama bilateral yang luas dengan berlandaskan pada penghormatan terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara.

Ia juga mengatakan telah menyampaikan laporan terperinci mengenai serangan bersenjata terhadap wilayah Venezuela yang menyebabkan tewasnya lebih dari 100 warga sipil dan personel militer.

Selain itu, Rodriguez menuding telah terjadi pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk pelanggaran imunitas pribadi Presiden Konstitusional Venezuela, Nicolas Maduro Moros, serta Ibu Negara sekaligus “Pejuang Pertama”, Cilia Flores.

Pada 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, sebelum membawa keduanya ke New York.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam “narko-terorisme” serta dianggap sebagai ancaman, termasuk bagi Amerika Serikat.

Caracas meminta digelarnya pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB terkait operasi AS tersebut.

Mahkamah Agung Venezuela kemudian secara sementara mengalihkan tugas-tugas kepala negara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang secara resmi dilantik sebagai presiden sementara di hadapan Majelis Nasional pada 5 Januari.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritasnya kepada rakyat Venezuela dan menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya, serta pencegahan eskalasi lebih lanjut.

Beijing menyusul sikap Moskow dengan menyerukan pembebasan segera pasangan Maduro, dan menegaskan bahwa tindakan Amerika Serikat melanggar hukum internasional.

0 Response to "Venezuela bahas agresi AS dengan Brasil, Kolombia, Spanyol"

Posting Komentar