Dybala-Malen tampil menggila, pelatih AS Roma: Mereka pemain kelas dunia yang kurang beruntung
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, memberikan pujian setinggi langit kepada Paulo Dybala dan Donyell Malen yang tampil luar biasa saat I Giallorossi melibas Fiorentina.
AS Roma mengawali kiprah mereka di Liga Italia 2026-2027 dengan sangat impresif.
Pada giornata pertama yang berlangsung pada Selasa (25/8/2026) dini hari WIB, Serigala Ibu Kota sukses menggulung Fiorentina dengan skor telak 4-0.
Paulo Dybala dan Donyell Malen menjadi bintang utama dalam kemenangan spektakuler tersebut.
Malen tampil gemilang sebagai pahlawan kemenangan AS Roma lewat torehan hattrick.
Namun, pencapaian luar biasa penyerang asal Belanda itu tak lepas dari peran vital Dybala.
Pemain asal Argentina tersebut memanjakan Malen dengan memberikan umpan untuk ketiga golnya sekaligus membukukan hattrick assist.
Adapun satu gol kemenangan tuan rumah lainnya dicetak oleh Niccolo Pisilli.
Menanggapi performa memukau lini serangnya, Gasperini tak segan melontarkan pujian setinggi langit.
Ia menyebut kedua anak asuhnya itu sebagai pemain kelas dunia.
Khusus untuk Dybala, Gasperini menilai sang pemain hanya kurang beruntung selama ini karena rentetan cedera yang menghambat potensi terbaiknya.
Sementara untuk Malen, juru taktik berusia 68 tahun ini merasa penyerang tersebut sebelumnya hanya kurang beruntung karena belum menemukan lingkungan yang tepat di klub-klub terdahulu.
Salah satu contohnya adalah saat berseragam Borussia Dortmund, di mana Malen hanya mampu mengemas 39 gol dari 132 penampilan di semua kompetisi.
Catatan tersebut berbanding terbalik dengan performanya di AS Roma, di mana ia telah mengoleksi 18 gol hanya dari 21 pertandingan.
"Mereka berdua adalah pemain kelas dunia," ujar Gasperini, dikutip BolaSport.com dari Football Italia.
"Dybala memang selalu fantastis,"
"Masalah utamanya hanyalah ia terlalu sering mengalami cedera."
"Fisiknya sebenarnya luar biasa tangguh, jauh dari anggapan orang yang menyebut ototnya 'rapuh'."
"Dia bahkan sanggup tampil spartan hingga babak perpanjangan waktu."
"Tahun lalu ia hanya kurang beruntung karena mengalami cedera saat mengeksekusi tendangan bebas dan penalti."
"Sementara itu, Malen sangat luar biasa dan ketajamannya ini bukanlah kebetulan semata," lanjut sang pelatih.
"Dia merasa dihargai dan kuat."
"Malen adalah sosok pemimpin di lapangan dan masih memiliki ruang besar untuk terus berkembang."
"Performanya sungguh mengesankan."
"Dia kini telah menemukan lingkungan yang tepat di sini," tutur mantan pelatih Atalanta itu menambahkan.


0 Response to "Dybala-Malen tampil menggila, pelatih AS Roma: Mereka pemain kelas dunia yang kurang beruntung"
Posting Komentar